Buletin MANTRA (Masyarakat Seni dan Sastra), Edisi Pertama, Agustus 2014


Puisi Pilo Poly 

Pesan di Blackberry 

Kepada siapa kita pulang 
Apakah kepada malam yang buta 
atau pada tubuh yang harum keringat 
setelah hampir mati melawan nasib 

Kau pernah berkata padaku 
Nasib adalah perjalanan 
Tapi dalam perjalanan itu 
Kau menghilang tanpa kembali 

Dan aku masih menunggu 
Apa yang pernah menjadi pesanmu 
di blackberryku 

Kepada siapa kita pulang 
Jika bukan kepada omongan belaka 
Dan penantian sia-sia 

Waru, 2014 


Kacamata 

Malam itu hujan turun 
Seorang anak basah kuyup di bawah jembatan 
sambil memeluk gitar yang lebih tua dari umurnya 

Malam itu jalan berdebu 
Seorang anak duduk di bawah kaki ibu 
wajahnya penuh dengan lapar yang menggebu 

Malam itu gang-gang diam 
Seorang anak terseok di pinggirnya 
meminta sesuap makan 

Malam itu aku pulang 
Tepat saat tengah malam 
Dan melihat semua kejadian 

Waru, 2014