Puisi Pilo Poly
Pesan di Blackberry
Kepada siapa kita pulang
Apakah kepada malam yang buta
atau pada tubuh yang harum keringat
setelah hampir mati melawan nasib
Kau pernah berkata padaku
Nasib adalah perjalanan
Tapi dalam perjalanan itu
Kau menghilang tanpa kembali
Dan aku masih menunggu
Apa yang pernah menjadi pesanmu
di blackberryku
Kepada siapa kita pulang
Jika bukan kepada omongan belaka
Dan penantian sia-sia
Waru, 2014
Kacamata
Malam itu hujan turun
Seorang anak basah kuyup di bawah jembatan
sambil memeluk gitar yang lebih tua dari umurnya
Malam itu jalan berdebu
Seorang anak duduk di bawah kaki ibu
wajahnya penuh dengan lapar yang menggebu
Malam itu gang-gang diam
Seorang anak terseok di pinggirnya
meminta sesuap makan
Malam itu aku pulang
Tepat saat tengah malam
Dan melihat semua kejadian
Waru, 2014
