Terbit Di AtjehPost.com



Ilustrasi AtjehPost.com


Rindu Tanoh Indatu

Lampu-lampu nion kuning
mengingatkan aku padamu
pada lekuk gunungmu
pada ilalang-ilalangmu
pada siul pagi burung tiong itu
pada muenasah di setiap tanahmu
adakah kau tahu?

: aku rindu tanoh indatu

Puri Gading, 09 Des 2012


Seumeudang

Bukit kecil dan pagar nanar
merupa pintu, menuju padamu
angin subuh menampar-nampar
membawa nama Tuhan di jalan-jalan

langkah terhenti
pagi belum sempurna
burung-burung terbang
membelah angkasa, sedang aku
meridukan seseorang
di tanah sumedang


Oh, Cut Nyak Dhien sayang

Puri Gading, 09 Des 2012

  

Parfum

Seperti apa aroma itu
sike pulot, luemang, apam keuebeue
gule pliek u, asam keu-eueng,
semuanya mendesak dalam pikiran
jika aromanya terkumpul
maka parfum di dunia pun akan kalah
itu semua ada di tanahmu
tanah laboratorium
begitu orang luar negeri menyebutnya
di sana, sejarah tak kering
darah, perjungan, kesetian, dan khianat
satu ruh yang tak terpisah badan

Puri Gading, 09 Des 2012 



Oegstgeest

: Alm Teuku Iskandar

Telah gugur daun-daun
bukan karena halilintar
atau pun angin badai

tapi gugur-gugur itu
berkabung padam
pada tanah basah
dan kehangatan

Kamus Dewan
De Hikajat Atjeh
itulah yang kau tinggalkan
karena kau telah pulang

Puri Gading, 09 Des 2012