Anak Anak Hujan

Anak-anak Hujan
Oleh Pilo Poly

Di luar dingin. Anak-anak hujan belum ingin pulang ke langit. Ia masih ingin menyenangkan hatiku. Aku tahu, dengan hujan yang turun dan pecah di jendela kaca, aku bisa melukis wajah ibu, ayah, dan adik-adikku yang telah pergi. Orang-orang bilang, saat aku masih bersekolah, rumah kami dibakar orang tak dikenal. Seluruh keluargaku beku di dalamnya. Ketika aku sampai di rumah, api-api yang kasar itu masih membakar rumah kami.

Dan aku tahu, sekarang aku hanyalah taman yang tak lagi punya bunga-bunga kembang.

Pamulang, 2014