Terbit Di Harian Fajar Makassar

Ilustrator By Google
Hanyut Jauh dalam Air Mata
Batang kenangan yang pernah tumbuh di hati kita
Barangkali akan tetap tegak mengakar
Barangkali juga akan hilang dalam ingatan
Atau pun kita akan sama-sama melupakan

Matahari telah meninggi di langit
Tapi entah mengapa tak sebegitu panasnya
Dibangdingkan dengan perpisahan ini
Tak lebih riuh dari sebuah keputusan

Sebab kita tak pernah tahu
Seperti apa nanti batang-batang kenangan itu
Apakah bisa kita rawat agar tak jadi debu
Atau semakin hanyut jauh dalam air mata

Puri Gading, Januari 2013


Saksi Sedu Sedan Kita
Kita pernah berhilir mudik nestapa
Dari sana kita ketahui arti apa itu cinta
Dari segala yang ada dan tiada
Kita juga belajar menyempurnakannya

Sampai pada detik ini
Langkah kita telah terputus
Tak lagi menyatu
Membiarkan semua lebur dalam air mata

Malam tanpa cahaya itu
Telah menjadi saksi sedu sedan kita
Dinding yang mulai keropos
Kipas angin yang sudah berhenti berdecit juga merasakan
Semua jeritan hati kita

Aku di sini dengan Tuhanku
Kau di sana dengan Tuhanmu
Kita jauh berbeda
Tapi kita pernah jatuh cinta

Puri Gading, Januari 2013

Harian Fajar Makassar, Februari 2013