Bukan Cuma Batman, Inilah 6 Partner Tak Terduga Red Hood

 


Red Hood selalu jadi sosok yang menarik dalam dunia DC Comics. Dia adalah Jason Todd, Robin kedua yang sempat mati dibunuh Joker lalu bangkit lagi dengan kepribadian jauh lebih kelam. Sejak saat itu, Jason nggak pernah benar-benar bisa cocok dengan Batman maupun Bat-Family lainnya.

Dia lebih suka main dengan caranya sendiri: pakai senjata api, nggak segan pakai kekerasan, bahkan kalau perlu ngasih “solusi permanen” buat musuh. Hal-hal inilah yang bikin dia beda jauh dari Batman. Tapi, meskipun keras kepala dan sering dianggap penyendiri, Red Hood tetap beberapa kali terbukti bisa bekerja sama dengan pahlawan lain di luar lingkaran Bat-Family.

Nah, berikut enam momen kerja sama Red Hood terbaik yang bikin kita lihat sisi lain dari Jason Todd.



6. Outlaws (Vol. 2)



Dalam Red Hood and the Outlaws volume 2, Jason Todd membentuk tim baru bersama Artemis (seorang pejuang Amazon) dan Bizarro (kloning gagal Superman). Walaupun terlihat nggak mungkin nyatu, ternyata mereka bisa saling melengkapi.

Di sini, Jason malah terlihat punya sisi lembut. Salah satu momen paling memorable adalah saat dia membelikan boneka Superman untuk Bizarro. Adegan kecil tapi menyentuh ini bikin pembaca sadar kalau Jason bukan sekadar anti-hero brutal, tapi juga bisa peduli sama teman satu timnya. Outlaws versi kedua ini nunjukin bahwa Jason bisa jadi bagian tim yang solid.


5. Outsiders



Jason juga pernah kerja sama dengan Outsiders di Batman: Legends of Gotham #1. Di cerita ini, Jason bergabung dengan Black Lightning dan Katana untuk menghancurkan organisasi Leviathan.

Walaupun Jason tetap dengan gaya sinis dan sarkasnya, menarik melihat dia mau bekerja sama demi tujuan yang lebih besar. Team up ini menegaskan bahwa meskipun dia keras kepala, Jason tetap bisa “main bareng” kalau memang keadaannya mendesak.


4. Supergirl



Kerja sama Jason Todd dengan Supergirl termasuk salah satu yang paling menarik. Pertama kali mereka beraksi bersama di Batman/Superman Annual #1 saat terjebak di planet Warworld. Lalu, keduanya kembali bekerja sama di Supergirl #35 untuk menghentikan perdagangan senjata alien yang beredar di jalanan.

Yang bikin seru, Supergirl terkenal nggak suka tipe cowok “bad boy”, sedangkan Jason jelas-jelas masuk kategori itu. Tapi justru karena perbedaan itulah, duet mereka terasa segar. Satu pahlawan super idealis, satunya lagi anti-hero penuh kekerasan. Keduanya membuktikan kalau tujuan yang sama bisa menyatukan dua karakter dengan pandangan hidup yang sangat berbeda.


3. Outlaws (Original)



Sebelum Artemis dan Bizarro, Jason Todd sudah lebih dulu membentuk tim Outlaws original bersama Starfire dan Roy Harper (alias Arsenal). Komik Red Hood and the Outlaws versi pertama ini mengikuti perjalanan trio tersebut dalam berbuat kebaikan, meski masa lalu mereka sama-sama kelam.

Seri ini juga jadi titik penting perkembangan Jason Todd. Ia meninggalkan Gotham dan membuktikan dirinya sebagai anti-hero yang punya identitas sendiri, terpisah dari bayang-bayang Batman. Selain itu, tim ini memberi Jason lingkaran pertemanan baru yang benar-benar cocok dengannya.


2. Ravager



Dalam Batman/Catwoman: The Gotham War – Red Hood #2, Jason sempat bekerja sama dengan Ravager alias Rose Wilson, putri dari Deathstroke. Aliansi ini cukup unik, karena Rose jujur bilang kalau Jason adalah satu-satunya temannya. Bahkan, dia sempat meminta Jason untuk menjaga diri.

Ini jadi salah satu team up paling emosional yang pernah dimiliki Jason. Baik Jason maupun Rose sama-sama punya sifat keras dan sulit membentuk hubungan dengan orang lain. Namun, di balik semua itu, kerja sama mereka memperlihatkan sisi lembut Jason yang jarang terlihat.


1. Donna Troy



Kerja sama paling menarik Red Hood di luar Bat-Family mungkin adalah dengan Donna Troy, mantan Wonder Girl. Keduanya bertemu dalam event Countdown to Final Crisis. Bahkan, ada momen yang menunjukkan potensi hubungan romantis di antara mereka.

Sayangnya, sifat Jason yang cenderung gelap membuat hubungan itu tidak pernah benar-benar berkembang. Meski begitu, cerita ini memperlihatkan bahwa Jason masih punya kemampuan untuk peduli, bahkan mencintai orang lain. Dan melihat dinamika keduanya di tengah konflik besar tentu jadi pengalaman yang seru untuk pembaca.


Kesimpulan

Red Hood mungkin dikenal sebagai anggota Bat-Family yang paling liar, brutal, dan sering jalan sendiri. Tapi enam momen di atas nunjukin kalau Jason Todd juga bisa jadi bagian dari tim, bahkan membangun hubungan emosional dengan orang lain.

Meskipun ia lebih suka beraksi sendirian, Jason tetap butuh orang lain di titik-titik tertentu. Dan justru di situlah menariknya: kita bisa melihat kalau di balik topeng kerasnya, Red Hood tetap punya sisi manusiawi yang bikin dia jadi salah satu karakter paling kompleks di DC Comics.


Sumber: comicbook