Antologi Kata Mereka Tentang Cinta



Pertemuan

/I/
Di ruang itu kita hanya saling kenal
sekedar tahu nama masing-masing
lalu aku menemukan wajahmu
dilingkar bulat mataku

setiap malam sebelum disesap mimpi
aku melukis senyummu
semoga angin tak membawanya terbang
semoga aku di pintu hatimu sampai

/II/
Di bawah langit yang sama
hujan tak selamanya ada
dan sebuah pertemuan
tak selamanya membuatku bergetar
tapi sore ini, jantungku berdebar

senyummu yang pernah kusimpan dalam lukisan harapanku
membentuk embun pagi yang dinantikan
entahlah, aku menyakinkan diri
semua ini barangkali kehendak Tuhan

/III/
Bila mana nanti adalah sebuah kenyataan
hanya padamu kulabuhkan layar
jadikan aku perahumu
kujadikan dirimu pelayarku

akan kuhapus setiap air mata
dengan telapak keikhlasan
karena entah bagaimana caranya
Tuhan telah menitipkan pada aku
agar menjaga dirimu

Kopdar, 2012



Memorial Agustus

sudah berapa tua kota ini
hingga mampu menghimpun segala sejarah
segala jerih payah
hingga terkenang megah

adakah nanti di satu tempat
kita akan seperti kota itu
yang tak pernah luntur
dari sebuah kenangan
dari cita-cita dan harapan

Kota Tua, 2012


Lamaran

Memang benar kata Tuhan
kudengar dari hatiku
dirimu adalah mahligai
yang telah Tuhan semaikan
pelengkap kesepian

10 Februari 2013



Menantikan Engkau

Menantikan engkau
Bermandian debar

Kupinang engkau
Dalam kesederhanaan

Semoga kelak
Tak ada jarak

Engkau dan aku
Saling bahu

Al-Azhar, 18 Mei 2013